Bea Cukai Jakarta selenggarakan Sosialisasi Tentang Tata Cara Pemberian Dan Pencabutan Keputusan Pembebasan Cukai EA Dan MMEA

Bea Cukai Jakarta menyelenggarakan Sosialisasi Tentang Tata Cara Pemberian Dan Pencabutan Keputusan Pembebasan Cukai Etil Alkohol Dan Minuman Mengandung Etil Alkhohol pada Kamis, (14/2/2019).

Pembebasan Cukai adalah fasilitas yang diberikan kepada Pengusaha Pabrik, Pengusaha Tempat Penyimpanan, atau Importir untuk tidak membayar cukai yang terutang.

Tujuan pemberian fasilitas pembebasan cukai adalah untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan industri, khususnya industri yang menggunakan BKC (Barang Kena Cukai) sebagai bahan baku atau bahan penolong dalam pembuatan barang hasil akhir yang bukan merupakan BKC, baik untuk tujuan ekspor maupun untuk pemasaran dalam negeri.

Beberapa kondisi dan peruntukan BKC yang diberikan fasilitas pembebasan cukai, yaitu

  1. Bahan bahan baku/penolong dalam pembuatan barang hasil akhir non BKC,
  2. Keperluan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan
  3. Keperluan perwakilan negara asing dan para pejabatnya yang bertugas di Indonesia
  4. Keperluan tenaga ahli bangsa asing yang bertugas pada badan atau organisasi internasional di Indonesia,
  5. Dibawa oleh penumpang, awak sarana pengangkut, pelintas batas atau kiriman dari luar negeri
  6. Dipergunakan untuk tujuan sosial
  7. Dimasukkan ke dalam tempat penimbunan berikat
  8. Etil Alkohol yang dirusak sehingga tidak baik untuk diminum (spiritus bakar),
  9. MMEA dan hasil tembakau, yang dikonsumsi oleh penumpang dan awak sarana pengangkut yang berangkat langsung ke luar daerah pabean. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan perusahaan baik pemasok Etil Alkohol maupun pengusahan Barang Hasil Akhir dapat lebih bertanggung jawab terhadap  kewajiban pelaporan serta ketentuan-ketentuan fasilitas pembebasan cukai