Berita

Eksistensi Bea Cukai Jakarta pada Acara Salon International d’almentation (SIAL) Interfood 2018

Jakarta, 23/11 – Bea Cukai Jakarta melakukan kunjungan ke Salon International d’almentation (SIAL) Interfood 2018, pameran kuliner berskala internasional  yang digelar di JIExpo Kemayoran, pada 21-24 November 2018. Diikuti hampir 1.000 peserta dari 35 negara.

Kolaborasi SIAL GROUP ( jaringan pameran makanan terbesar di dunia) dengan Interfood (pameran makanan terkemuka asal Indonesia) memberikan berbagai macam peluang bisnis, bagi peserta pameran yang datang dari seluruh dunia. Melalui kesempatan ini, mereka bisa mempromosikan produk, serta menawarkan platform yang optimal, diselenggarakan juga kompetisi memasak antar chef dari berbagai macam negara.

Lalu, apa peran bea cukai dalam acara ini??

International Expo (JIExpo) Kemayoran merupakan salah satu Tempat Penyelenggaraan Pameran Berikat (TPPB) atau dulu lebih dikenal dengan nama Enterpot untukTujuan Pameran (ETP) yang berada dalam pengawasan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean A Jakarta (KPPBC Jakarta).

Sebagaimana definisi TPPB sesuai PP 32 Tahun 2009, “Adalah Tempat Penimbunan Berikat untuk menimbun barang impor dalam jangka waktu tertentu, dengan atau dari dalam Daerah Pabean untuk dipamerkan”.

Artinya, Tempat tersebut berada dalam pengawasan Bea Cukai dikarenakan adanya fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah yaitu berupa penangguhan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI).

Bea Cukai tidak hanya bertugas melakukan pengawasan terhadap barang impor dan ekspor, namun terdapat  fungsi lain yaitu industrial assistance dan trade facilitator.

Pemberian fasilitas perdagangan ini ditujukan untuk meningkatkan kelancaran arus barang dan perdagangan, menekan ekonomi biaya tinggi, menciptakan iklim perdagangan yang kondusif, dan mencegah terjadinya perdagangan ilegal, sehingga diharapkan menunjang industri dalam negeri agar mampu bersaing dengan industri luar negeri.

 

-PLI 2018-