Berita

Jakarta – Memperingati Hari Antikorupsi Sedunia pada tanggal 9 Desember 2019 lalu, Bea Cukai Jakarta menggelar acara Hari Antikorupsi, Rabu (11/12). Dihadiri oleh seluruh pegawai dan stakeholder, acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Antikorupsi yang diadakan oleh Bea Cukai Jakarta.

Selengkapnya...

Alhamdulillah, perjuangan selama satu tahun terakhir berbuah manis. Bea Cukai Jakarta dinobatkan sebagai unit kerja dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Kementerian PAN- RB. Kepala Kantor Bea Cukai Jakarta, Chairul Saleh menerima langsung penganugerahan zona integritas (ZI) wilayah bebas dari korupsi di Jakarta, Selasa (10/12).

Jakarta – Bea Cukai Jakarta menggelar asistensi penggunaan aplikasi Excise Services and Information System (ExSIS) atau aplikasi cukai online kepada pengusaha Hasil Produksi Tembakau Lainnya  (HPTL) atau vape, akhir pekan lalu (5/12). Kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan pengguna jasa dalam memahami dan menggunakan aplikasi cukai online. Pasalnya, aplikasi cukai terbaru yang diluncurkan Ditjen Bea Cukai ini akan mandatory pada Januari 2020 mendatang.

Jakarta – Pagi ini kita berkumpul disini dalam kegiatan Apel Khusus dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, dimana tema DJBC untuk tahun 2019 adalah Bea Cukai Lestari Tanpa Korupsi. Bukan hanya sekedar kegiatan seremonial, kehadiran kita disini adalah perwujudan kesadaran, tekad, dan keinginan yang kuat untuk menghilangkan praktek korupsi dan gratifikasi, hingga DJBC yang bersih dapat memberikan sumbangsih pada pencapaian kesejahteraan rakyat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Jakarta, Chairul Saleh saat Apel Khusus Peringatan Hari Antikorupsi sedunia (Hakordia) mengutip Amanat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Senin (9/12/2019).

Jakarta, Rabu (04/12/2019) – Bea Cukai Jakarta melaksanakan kunjungan melalui kegiatan customs visit customer (CVC) ke Tempat Penjual Eceran (TPE) minuman mengandung etil alkohol atau MMEA. TPE yang dikunjungi yaitu Amigos dan Loewy yang berlokasi di Jakarta Selatan. Bea Cukai Jakarta memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada pengguna jasa terkait aturan dan kewajiban sebagai TPE MMEA.

Pada momen ini, disampaikan kepada pengusaha barang kena cukai (BKC) yang telah memiliki Nomor  Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) memiliki kewajiban untuk melakukan pencatatan. Pencatatan Pengusaha TPE MMEA mencakup catatan sediaan MMEA (CSCK-5) serta melaporkan atas pencatatan dilakukan (LACK-11) setiap tiga bulan kepada kantor Bea Cukai yang mengawasi.

Tidak hanya itu, Bea Cukai Jakarta juga menyampaikan informasi terkait pita cukai yaitu cara mengidentifikasi pita cukai yang asli atau tidak serta penggunaan pita cukai yang sesuai peruntukkannya. Diharapkan pengusaha lebih aware terhadap keaslian pita cukai yang melekat pada MMEA.

Pada kesempatan yang sama,  Bea Cukai Jakarta juga melakukan public campaign yang berkaitan dengan pencegahan korupsi berupa pemasangan stiker dan menyampaikan program pembangunan zona integritas di Bea Cukai Jakarta untuk mewujudkan wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) yang dijalankan sejak awal tahun 2018 dan dicanangkan pada awal tahun 2019. Bea cukai jakarta sangat mengharapkan keikutsertaan dan peran serta dari seluruh stakeholder dalam pencegahan korupsi.

Berikut ini foto-foto kegiatan: