Berita

Berbagai upaya dilakukan Bea Cukai Jakarta untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau virus corona di lingkungan kantor. Mulai dari mengurangi layanan tatap muka, absen pegawai tidak lagi menggunakan mesin fingerprint namun melalui online dengan mengunggah foto selfie dengan menunjukkan waktu dan tanggal hari tersebut untuk kemudian dikirim melalui google form.

Selain itu, setiap pegawai maupun orang yang akan memasuki kantor dilakukan pemeriksaan suhu tubuh. Di lobi kantor, bangku untuk pengunjung diberi tanda untuk memberi jarak antartempat duduk. Pegawai yang berjaga di frontdesk menggunakan masker dan sarung tangan saat bertugas.

Sementara itu, di musala kantor tidak menggunakan karpet, sehinggat lantai bisa dipel sebelum dan sesudah salat berjamaah.

Terakhir, ikhtiar yang bisa kita lakukan adalah dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat. Yakni, tetap berolahraga, sering mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga asupan nutrisi dan penuhi kebutuhan minum air mineral setiap hari.

Jakarta – Kepala Kantor Bea Cukai Jakarta, Untung Purwoko menyampaikan pengarahan terkait langkah pencegahan dan antisipasi kepada seluruh pegawai menyikapi tengah merebaknya penyebaran COVID-19 atau Corona Virus, Jumat (13/3). “Kantor telah membagikan hand sanitizer kepada seluruh pegawai untuk dapat digunakan di lingkungan kerja,” ungkap Untung.

Selain itu, Untung mengimbau kepada seluruh pegawai untuk selalu menjaga pola hidup sehat dan menjaga kebersihan diri. Menjaga daya tahan tubuh tetap sehat upaya pencegahan terhadap virus.

“Menghindari terlebih dahulu kontak fisik seperti jabat tangan, untuk pencegahan penularan penyakit, jadi tidak perlu baper,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Bea Cukai Jakarta melepas salah satu pegawainya yaitu Kepala Seksi P2, Tatang Suprayitno yang akan pindah tugas. Kepala Kantor menyampaikan selamat bertugas di tempat yang baru dan selalu memberikan yang terbaik dimana pun bekerja. “Sukses untuk Mas Tatang,” pungkasnya.

Foto-foto kegiatan:

Jakarta – Kepala Kantor Bea Cukai Jakarta, Untung Purwoko menyampaikan pengarahan terkait langkah pencegahan dan antisipasi kepada seluruh pegawai menyikapi tengah merebaknya penyebaran COVID-19 atau Corona Virus, Jumat (13/3). “Kantor telah membagikan hand sanitizer kepada seluruh pegawai untuk dapat digunakan di lingkungan kerja,” ungkap Untung.

Selain itu, Untung mengimbau kepada seluruh pegawai untuk selalu menjaga pola hidup sehat dan menjaga kebersihan diri. Menjaga daya tahan tubuh tetap sehat upaya pencegahan terhadap virus.

“Menghindari terlebih dahulu kontak fisik seperti jabat tangan, untuk pencegahan penularan penyakit, jadi tidak perlu baper,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Bea Cukai Jakarta melepas salah satu pegawainya yaitu Kepala Seksi P2, Tatang Suprayitno yang akan pindah tugas. Kepala Kantor menyampaikan selamat bertugas di tempat yang baru dan selalu memberikan yang terbaik dimana pun bekerja. “Sukses untuk Mas Tatang,” pungkasnya.

Foto-foto kegiatan:

Jakarta – Kepala Kantor Bea Cukai Jakarta, Untung Purwoko menyampaikan pengarahan terkait langkah pencegahan dan antisipasi kepada seluruh pegawai menyikapi tengah merebaknya penyebaran COVID-19 atau Corona Virus, Jumat (13/3). “Kantor telah membagikan hand sanitizer kepada seluruh pegawai untuk dapat digunakan di lingkungan kerja,” ungkap Untung.

Selain itu, Untung mengimbau kepada seluruh pegawai untuk selalu menjaga pola hidup sehat dan menjaga kebersihan diri. Menjaga daya tahan tubuh tetap sehat upaya pencegahan terhadap virus.

“Menghindari terlebih dahulu kontak fisik seperti jabat tangan, untuk pencegahan penularan penyakit, jadi tidak perlu baper,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Bea Cukai Jakarta melepas salah satu pegawainya yaitu Kepala Seksi P2, Tatang Suprayitno yang akan pindah tugas. Kepala Kantor menyampaikan selamat bertugas di tempat yang baru dan selalu memberikan yang terbaik dimana pun bekerja. “Sukses untuk Mas Tatang,” pungkasnya.

Foto-foto kegiatan:

Jakarta - Bea Cukai Jakarta kunjungi PT Grand Indonesia mensosialisasikan cara identifikasi pita cukai yang asli dan palsu, Kamis (12/3).

Sebagai salah satu perusahaan di bawah pengawasan Bea Cukai Jakarta, PT Grand Indonesia memiliki beberapa outlet yang menjual barang kena cukai minuman mengandung etil alkohol (MMEA). Oleh sebab itu, cara identifikasi pita cukai yang asli dan benar menjadi hal yang penting untuk diketahui.

Desain pita cukai yang berbeda setiap tahunnya bertujuan untuk mengamankan dan menghindari potensi pencetakan pita cukai palsu yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Foto-foto kegiatan: