Berita

 
Bea Cukai memperbarui aturan pelayanan segera (rush handling) atas barang impor tertentu yang karakteristiknya perlu segera dikeluarkan dari kawasan pabean sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 74/PMK.04/2021 yang menggantikan PMK Nomor 148 tahun 2007 yang berlaku sebelumnya.
 
Kepala Kantor Bea Cukai Jakarta, Untung Purwoko menyampaikan latar belakang dikeluarkannya peraturan ini di antaranya yaitu layanan rush handling yang masih dilakukan secara manual, kepatuhan layanan yang belum tinggi, dan ketentuan yang berlaku sebelumnya belum mencakup berbagai hal sehingga diperlukan adanya perubahan.
“Diharapkan melalui IHT ini pegawai mengetahui detail mengenai rush handling sehingga dapat melaksanakan pelayanan dengan baik,” ujar Untung Purwoko dalam in house training (IHT) aturan ini, Kamis (26/8).
 
Selama pandemi Covid-19, Bea Cukai Jakarta memberikan pelayanan rush handling importasi barang bantuan penanganan covid-19.
 
Pada kesempatan yang sama, Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama, Rusli Chaniago menjelaskan pokok perubahan aturan tersebut, yang pertama yairu penggunaan sistem otomasi layanan rush handling yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Kedua, penambahan kriteria dan jenis barang yang dapat dilayani dengan mekanisme rush handling.
 
“Beberapa kriteria dan jenis barang yang dapat dilayani dengan segera yaitu seperti jenazah, organ tubuh manusia, binatang/tumbuhan hidup, surat kabar/majalah, dokumen, obat-obatan yang peka waktu, atau barang lainnya yang telah mendapat izin dari Kepala Kantor Bea Cukai,” paparnya.
 
Ketiga, yaitu ditetapkannya Service Level Agreement (SLA) Layanan yang dapat memakan waktu hanya selama dua s.d. lima jam dan pokok perubahan lainnya.
“Pembaruan peraturan ini diharapkan mampu memberikan fasilitas untuk memenuhi perkembangan bisnis dan kebutuhan praktik di lapangan, serta memberikan pelayanan yang terbaik, efektif, dan efisien kepada para pengguna jasa,” tandas Rusli.

Dalam rangka memperingati ulang tahun kemerdekaan ke-74 RI, Bea Cukai jakarta kenang jasa para pahlawan dengan gelar berbagai perlombaan, mulai dari catur hingga joget kursi.

Selengkapnya...

Bea Cukai Jakarta melakukan pemotongan dan pembagian hewan qurban pada Minggu (11/08/2019) yang berlokasi  di halaman Kantor Bea Cukai Jakarta, berkaitan dengan momen Hari Raya Idul Adha 1440 H.

Selengkapnya...

Menteri keuangan Ibu Sri Mulyani bersama, Dirjen Bea Cukai Bapak, Heru Pambudi serta Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Bapak Oentarto Wibowo datang langsung ke posko bantuan informasi yang terletak di Kantor Bea Cukai Halim untuk mendampingi para keluarga penumpang pesawat Lion Air JT610.

Selengkapnya...

Jakarta, 13 Januari 2022 – Dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia, Bea Cukai Jakarta mengadakan webinar pembinaan mental pegawai bertema “Manajemen Stres”.

Kepala Kantor Bea Cukai Jakarta, Untung Purwoko mengatakan bahwa stres adalah hal yang sangat wajar dialami sebagai petugas bea cukai.

“Manusiawi kita stres, mungkin akibat pandemi misalnya,” ungkap Untung.

Selaras dengan moto kantor yaitu bekerja dengan cerdas dan ikhlas. Untung yakin pegawai BC Jakarta yang bekerja demi kebaikan bea cukai dijauhkan dari stres. Terlebih lagi, dengan semangat dan sinergi BC Jakarta pada akhir 2021 mendapat predikat WBBM.

Dengan mengikuti webinar ini, Untung berharap pegawai dapat mengetahui penyebab stres dan bagaimana mengelola stres dengan baik.

“Ambil pelajaran dan menjadi pribadi yang berbeda, lebih baik lagi,” ujarnya.

Pada momen ini, hadir sebagai narasumber Widyaiswara Balai Diklat Keuangan Malang, Widyarini mengatakan mengendalikan stres dapat membentuk pribadi yang kuat.

“Masalah tidak perlu ditakuti. Justru, kita bisa memahami dan bersahabat dengan situasi fullstress,” ungkapnya.

Widyarini memaparkan terdapat dua faktor pemicu stres yaitu faktor internal dan eksternal. Penyebab dari internal antara lain yaitu overthingking, pesimis, berpikiran kaku, insecure, harapan yang tidak realistis, all or nothing attitude.

Sementara faktor dari eksternal seperti perubahan hidup yang besar, lingkungan, putusnya hubungan, masalah finansial, stres dalam keluarga, terlalu sibuk.

“Penyebab-penyebab inilah yang perlu dikelola,” ujar Widyarini.

Bila dikelola dengan baik, menurut Widyarini, hal tersebut bisa menjadi stres yang positif. Istilahnya, “the power of kepepet”, ide-ide cemerlang terkadang keluar saat kita stres atau dalam tekanan, ujarnya.

Di sisi lain, stres yang berkepanjangan dapat berdampak buruk bagi tubuh. Secara fisiologis bisa menimbulkan gangguan kesehatan fisik contohnya susah tidur, rambut rontok, jerawatan. Secara psikologis, gangguan berpikir mudah lupa, kurang fokus, gangguan emosi cemas panik, hopeless, depresi, burnout. Dari sisi perilaku, sikap dan perilaku kerja yang tidak baik.

Widyarini memberikan beberapa tips mengurangi stres, di antaranya yaitu mengambil waktu jeda, dapatkan support system, ubah cara berpikir dan bersikap, atur kembali harapan, tugas dan target, balanced life style, learn to say “no”, dan beribadah.

“Keberhasilan mengelola stres bisa menjadi pengalaman berharga, modal menghadapi tantangan selanjutnya, lebih dewasa dan matang,” pungkasnya.

Jakarta - Bea Cukai Jakarta mengadakan briefing organisasi yang dipimpin oleh Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai, Fuad Mufti, Kamis, 6 Januari 2022.

Fuad mengapresiasi seluruh pegawai atas kinerja sepanjang tahun 2021 yang mencapai target penerimaan.

“Alhamdulillah, patut bersyukur atas tercapainya target penerimaan kantor,” ungkapnya.

Ia menyampaikan Bea Cukai Jakarta berhasil mencatatkan total realisasi penerimaan mencapai Rp451,18miliar dari target Rp326,1miliar.

“Secara persentase pencapaian 138,36% dari target yang ditetapkan,” ujar Fuad.

Dari total tersebut, penerimaan Bea Masuk (BM) senilai Rp365miliar dan Cukai Rp85miliar.

Pada momen ini, Fuad juga mengimbau seluruh pegawai untuk sama-sama jaga dan tingkatkan integritas serta profesionalisme bekerja.

“Predikat WBBM yang telah berhasil diraih kita pertahankan, tetap semangat dan tingkatkan kualitas pelaksanaan tugas di tahun 2022,” tandasnya

Jakarta - Bea Cukai Jakarta menyelenggarakan acara perpisahan bagi pegawai yang mutasi dan promosi pada Jumat (31/12).

Pejabat Pengawas yang mutasi yaitu Sigit Purwoko, Bambang Kuncoro, Friadi, dan Suryo Widodo. Sementara untuk pegawai yang promosi menjadi kepala seksi yakni M. Iqbal, Hardianto B. Situmorang, dan Mahendra D.

Kepala Kantor Bea Cukai Jakarta, Untung Purwoko mengucapkan terima kasih atas pengabdian, kontribusi dan kerja keras bagi kantor ini.

“Semoga selalu amanah dan tetap menjaga integritas di tempat yang baru,” tandasnya.

Jakarta – “Alhamdulillah, kantor Bea Cukai Jakarta memperoleh predikat WBBM,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Jakarta, Untung Purwoko saat acara syukuran usai menerima penganugerahan WBBM Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Kemenpan-RB, Senin, 20 Desember 2021.

Sebelumnya, pada tanggal 16 Desember 2021 telah diumumkan bahwa Bea Cukai Jakarta memperoleh predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Terdapat 4402 satuan kerja yang mengajukan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan WBBM. Satker yang mendapat WBK sejumlah 486, sedangkan WBBM sebanyak 72 satker, termasuk Bea Cukai Jakarta.

“Ini tentunya merupakan keberhasilan semua. Penilaian ketat bukan hanya dokumen tetapi ada survei, kemudian mistery guest yang berkunjung ke kantor,” ujar Untung.

Untung menegaskan kepada seluruh pegawai untuk terus menjaga komitmen dan menjunjung integritas.

“Terima kasih untuk semuanya, patut bersyukur atas pencapaian ini, namun di depan tugas berat menanti yaitu mempertahankan predikat WBK dan WBBM serta memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa,” pungkasnya.

Dalam rangka penyeragaman penginputan nomor SKTD/SKB dalam PIB, berikut kami lampirkan surat mengenai Penegasan terkait Penulisan Nomor Surat Keterangan Bebas (SKB) dan Surat Keterangan Tidak Dipungut (SKTD) pada PIB. Softcopy surat dapat didownload disini :

Unduh Disini

Formulir data registrasi Pengusaha BKC (Barang Kena Cukai) online dapat diakses disini

*Sebelum mengisi formulir diatas ini, Pastikan Perusahaan anda telah menggunakan nomor NPPBKC baru (28 Digit)
Jika masih menggunakan format permohonan lama (10 Digit), mohon untuk melakukan pembaruan terlebih dahulu ke Kantor Bea Cukai Halim.

 

Untuk Pengusaha Pabrik, Importir dan Penyalur, diharapkan untuk mengisi secara manual melalui form yang dapat diunduh disini

*Pada File Poin D - (Formulir Data Registrasi Pengusaha BKC).

Himbauan kepada Pengusaha BKC (Barang Kena Cukai) terkait dengan PMK Nomor 66/PMK/.04/2019 tentang Tata Cara Pemeberian, Pembekuan, dan Pencabutan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai dan PMK Nomor 94/PMK.04/2019 tentang Kewajiban Pencatatan Bagi Pengusaha Pabrik Skala Kecil, Penyalur Skala Kecil yang wajib memiliki izin, dan Pengusaha Tempat Penjualan Eceran yang wajib memliki izin. Softcopy surat dapat didownload disini :

Unduh Disini

Hari/Tanggal : Rabu, 08 Maret 2017
Waktu : 09:30 s.d Selesai
Tempat : Aula KPPBC TMP A Jakarta
Acara : Sosialisasi Ketentuan Cukai dan Pengenalan Pita Cukai Tahun 2017

Mohon untuk mengonfirmasikan kehadiran perwakilan perusahaan melalui:

  • Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. / Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. atau
  • Telepon: (021) 8092548 / 0812 8259 0665

Materi Sosialisasi dapat anda dapatkan pada menu Data & Publikasi - > MATERI SOSIALISASI -> Sosialisasi Pita Cukai 2017

Kemajuan teknologi informasi merupakan keniscayaan zaman dari masa ke masa. Hampir seluruh perusahaan maupun instansi pemerintah berlomba-lomba memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Salah satunya adalah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Instansi pemerintah yang berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Tuntutan pelayanan agar lebih efektif dan efisien, optimalisasi pemanfaatan infrastruktur DJBC, penghematan APBN juga melatarbelakangi DJBC untuk menerapkan sistem Pertukaran Data Elektronik (PDE) Internet. PDE Internet merupakan media penyampaian terbaru yang dapat digunakan oleh para stakeholders (pengusaha importir /  eksportir) untuk mengajukan Pemberitahuan Pebean berupa Pemberitahuan Impor Barang (PIB) maupun Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) kepada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC).

Selengkapnya...

Di situs mesin pencari Google, saya coba mengetik kata “bea cukai” pada kolom pencarian. Setelah saya mengetik kata tersebut, Google secara otomatis menyarankan beberapa kata kunci yang sering digunakan orang-orang dalam mesin pencari, di antaranya “bea cukai tanjung priok”, “bea cukai kurs”, “bea cukai karir”, dan sebagainya seperti di bawah ini:

Selengkapnya...

Pemerintah  telah menerbitkan tiga peraturan yang mendukung implementasi pengenaan cukai Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) seperti Vape-Rokok Elektrik. Tiga aturan ini adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.66/PMK.04/2018 tentang Tata Vara Pemberian Pembekuan dan Pencabutan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC), PMK No.67/PMK.04/2018 tentang Perdagangan Barang Kena Cukai yang Pelunasan Cukainya dengan Cara Pelekatan Pita Cukai atau Pembubuhan Tanda Pelunasan Cukai Lainnya, serta PMK No.68/PMK.04/2018 tentang Pelunasan Cukai.

Selengkapnya...

Perkembangan Industri rokok di Indonesia telah berlangsung dengan sedemikian pesatnya dalam rentang waktu yang lama. Sebagian besar kegiatan industri rokok terpusat di Pulau Jawa. Hal ini tak bisa dipungkiri karena sejarah rokok, utamanya rokok kretek, dimulai di Kota Kudus Jawa Tengah pada sekitar tahun 1870-an.

Selengkapnya...