Berita

Dalam rangka memperingati ulang tahun kemerdekaan ke-74 RI, Bea Cukai jakarta kenang jasa para pahlawan dengan gelar berbagai perlombaan, mulai dari catur hingga joget kursi.

Selengkapnya...

Bea Cukai Jakarta melakukan pemotongan dan pembagian hewan qurban pada Minggu (11/08/2019) yang berlokasi  di halaman Kantor Bea Cukai Jakarta, berkaitan dengan momen Hari Raya Idul Adha 1440 H.

Selengkapnya...

Menteri keuangan Ibu Sri Mulyani bersama, Dirjen Bea Cukai Bapak, Heru Pambudi serta Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Bapak Oentarto Wibowo datang langsung ke posko bantuan informasi yang terletak di Kantor Bea Cukai Halim untuk mendampingi para keluarga penumpang pesawat Lion Air JT610.

Selengkapnya...

Pemerintah melalui Bea Cukai telah memberlakukan penetapan tarif cukai untuk vape sebesar 57%. Melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK 146/PMK.04/2017, cukai terhadap vape mulai diberlakukan tanggal 1 Juli 2018. Namun dalam pelaksanannya, Bea Cukai memberikan relaksasi hingga 1 Oktober 2018 kepada para pengusaha vape.

Mensosialisasikan hal tersebut, Bea Cukai Jakarta bersinergi dengan Direktorat Teknis dan fasilitas cukai dan APVI (Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia) membuka stand “Bea dan Cukai” pada acara Vape Fair 2018 yang berlokasi di JIEXPO Kemayoran, 8-9 September 2018.

Selengkapnya...

Jakarta – Perjumpaan dan perpisahan ibarat dua sisi mata uang koin, berdekatan namun bertolak belakang satu sama lain. Sama halnya dengan mutasi atau perpindahan pegawai merupakan hal yang biasa. Pun, memasuki masa purnatugas menjadi hal yang pasti terjadi.

Selengkapnya...

Jakarta – Tingkat penyebaran covid-19 yang masih tinggi membuat pemerintah daerah DKI Jakarta menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara ketat yang mulai berlaku sejak 14 September 2020. Dilansir dari situs https://corona.jakarta.go.id/id, hingga kemarin (15/9), kasus aktif di DKI Jakarta mencapai 12.179 pasien.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bea Cukai Jakarta menggelar rapat membahas tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor, Rabu (16/9).

Kepala Kantor Bea Cukai Jakarta, Untung Purwoko tak bosan mengingatkan seluruh pegawai untuk mengisi laporan kesehatan setiap hari melalui aplikasi Myceisa.

“Di tengah kondisi saat ini, sangat penting melaporkan kondisi kesehatan kepada pimpinan atau atasan langsung, sehingga dapat memantau dan mengetahui sejak dini apabila ada pegawai yang sakit,” ujar Untung.

Untung mengingatkan penerapan protocol kesehatan covid-19 lebih diketatkan guna mencegah penyebaran di lingkungan kantor.

“Bisa dilakukan penyemprotan disinfektan seminggu sekali, bahkan mengadakan rapid test di kantor secara mandiri,” tegasnya.

Pada momen yang sama, Kepala Subbagian Umum, Dewi Uswatun Chasanah menambahkan guna meminimalisir kontak antarpegawai, akan meningkatkan persentase pegawai untuk menerapkan work from home (WFH).

“Bagi pegawai yang di kantor maupun yang bertugas di luar, dapat menerapkan WFH, kecuali untuk pekerjaan yang bersifat urgent atau mengharuskan tetap berada di lapangan,” pungkasnya.

Berbagai upaya telah dilakukan guna memutus rantai penyebaran covid-19 di Kantor Bea Cukai Jakarta.

Bea Cukai Jakarta menggelar rapid test yang diikuti oleh 25 pegawai baik yang bekerja di kantor maupun yang bertugas di lapangan pada Kamis (17/9). Alhamdulillah,seluruh hasil rapid menunjukkan non-reaktif.

Kita semua berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. amin.

 

Jakarta – Bea Cukai Jakarta turut serta dalam latihan gabungan simulasi force down atau pemaksaan mendarat pesawat asing yang masuk ke wilayah Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh TNI AU di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jumat (4/9).

Latihan Bersama ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Penandatanganan Kesepakatan Bersama (PKB) tentang Penanganan Pesawat Udara Asing Setelah Pemaksaan Mendarat (Force down) yang dilakukan pada tanggal 24 Februari 2020 lalu dengan melibatkan 12 kementerian/lembaga (K/L).

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan pelatihan ini diberikan dengan maksud agar K/L terkait dapat melakukan koordinasi khususnya dalam penanganan pesawat udara asing setelah pemaksaan mendarat (force down).

“Setiap K/L dapat mengetahui dan melaksanakan fungsi dan tugas masing-masing dengan maksimal saat penanganan setelah pemaksaan darat atau force down pesawat asing,” ungkapnya.

Lebih lanjut Mahfud mengharapkan kegiatan ini dapat mengoptimalkan penegakan hukum serta penanganan pesawat asing setelah pemaksaan mendarat dilaksanakan secara efektif.

Bea Cukai turut andil dalam latihan gabungan ini karena perannya sebagai community protector yaitu menjaga dan melindungi negara dari masuknya barang-barang ilegal dan berbahaya.


#BeaCukaiMakinBaik

@kemenkeuri
@beacukairi

Bogor – Bea Cukai Jakarta melakukan pemusnahan barang milik negara (BMN) dari hasil penindakan sebagai bentuk transparansi pelaksanan tugas dan fungsi Bea Cukai dalam mengamankan hak-hak penerimaan negara dan memberikan perlindungan kepada masyarakat dari barang-barang ilegal.

Selengkapnya...

Dalam rangka penyeragaman penginputan nomor SKTD/SKB dalam PIB, berikut kami lampirkan surat mengenai Penegasan terkait Penulisan Nomor Surat Keterangan Bebas (SKB) dan Surat Keterangan Tidak Dipungut (SKTD) pada PIB. Softcopy surat dapat didownload disini :

Unduh Disini

Formulir data registrasi Pengusaha BKC (Barang Kena Cukai) online dapat diakses disini

*Sebelum mengisi formulir diatas ini, Pastikan Perusahaan anda telah menggunakan nomor NPPBKC baru (28 Digit)
Jika masih menggunakan format permohonan lama (10 Digit), mohon untuk melakukan pembaruan terlebih dahulu ke Kantor Bea Cukai Halim.

 

Untuk Pengusaha Pabrik, Importir dan Penyalur, diharapkan untuk mengisi secara manual melalui form yang dapat diunduh disini

*Pada File Poin D - (Formulir Data Registrasi Pengusaha BKC).

Himbauan kepada Pengusaha BKC (Barang Kena Cukai) terkait dengan PMK Nomor 66/PMK/.04/2019 tentang Tata Cara Pemeberian, Pembekuan, dan Pencabutan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai dan PMK Nomor 94/PMK.04/2019 tentang Kewajiban Pencatatan Bagi Pengusaha Pabrik Skala Kecil, Penyalur Skala Kecil yang wajib memiliki izin, dan Pengusaha Tempat Penjualan Eceran yang wajib memliki izin. Softcopy surat dapat didownload disini :

Unduh Disini

Hari/Tanggal : Rabu, 08 Maret 2017
Waktu : 09:30 s.d Selesai
Tempat : Aula KPPBC TMP A Jakarta
Acara : Sosialisasi Ketentuan Cukai dan Pengenalan Pita Cukai Tahun 2017

Mohon untuk mengonfirmasikan kehadiran perwakilan perusahaan melalui:

  • Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. / Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. atau
  • Telepon: (021) 8092548 / 0812 8259 0665

Materi Sosialisasi dapat anda dapatkan pada menu Data & Publikasi - > MATERI SOSIALISASI -> Sosialisasi Pita Cukai 2017

Kemajuan teknologi informasi merupakan keniscayaan zaman dari masa ke masa. Hampir seluruh perusahaan maupun instansi pemerintah berlomba-lomba memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Salah satunya adalah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Instansi pemerintah yang berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Tuntutan pelayanan agar lebih efektif dan efisien, optimalisasi pemanfaatan infrastruktur DJBC, penghematan APBN juga melatarbelakangi DJBC untuk menerapkan sistem Pertukaran Data Elektronik (PDE) Internet. PDE Internet merupakan media penyampaian terbaru yang dapat digunakan oleh para stakeholders (pengusaha importir /  eksportir) untuk mengajukan Pemberitahuan Pebean berupa Pemberitahuan Impor Barang (PIB) maupun Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) kepada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC).

Selengkapnya...

Di situs mesin pencari Google, saya coba mengetik kata “bea cukai” pada kolom pencarian. Setelah saya mengetik kata tersebut, Google secara otomatis menyarankan beberapa kata kunci yang sering digunakan orang-orang dalam mesin pencari, di antaranya “bea cukai tanjung priok”, “bea cukai kurs”, “bea cukai karir”, dan sebagainya seperti di bawah ini:

Selengkapnya...

Pemerintah  telah menerbitkan tiga peraturan yang mendukung implementasi pengenaan cukai Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) seperti Vape-Rokok Elektrik. Tiga aturan ini adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.66/PMK.04/2018 tentang Tata Vara Pemberian Pembekuan dan Pencabutan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC), PMK No.67/PMK.04/2018 tentang Perdagangan Barang Kena Cukai yang Pelunasan Cukainya dengan Cara Pelekatan Pita Cukai atau Pembubuhan Tanda Pelunasan Cukai Lainnya, serta PMK No.68/PMK.04/2018 tentang Pelunasan Cukai.

Selengkapnya...

Perkembangan Industri rokok di Indonesia telah berlangsung dengan sedemikian pesatnya dalam rentang waktu yang lama. Sebagian besar kegiatan industri rokok terpusat di Pulau Jawa. Hal ini tak bisa dipungkiri karena sejarah rokok, utamanya rokok kretek, dimulai di Kota Kudus Jawa Tengah pada sekitar tahun 1870-an.

Selengkapnya...